Pengertian Tenis meja

Tenis meja atau pingpong adalah suatu olahraga  raket yang dimaikan secara perorangan (untuk tunggal) atau beregu (untuk ganda). Permainan tenis meja bermula pada tahun 1880-an di Inggris. Saat itu, masyarakat kelas atas Victoria menganggap permainan ini sebagai hiburan seusai santap malam. Untuk pertama kalinya pertandingan tenis meja dipertandingkan pada olimpiade seoul tahun 1988.
1. Sarana dan prasarana
Meja yang digunakan untuk permainan tenis meja berbentuk persegi panjang dan terbuat dari kayu. Ukuran meja tenis, yaitu panjang 2,74 meter, lebar 1,52 meter, tinggi meja dari lantai 76 cm, dan tinggi net 15,25 cm. Bola dalam permainan tenis meja terbuat dari bahan seluloid putih dengan berat 24,0 – 25,3 gram dan diameter 37,2 – 38,2 mm.
Net yang digunakan dalam permainan tenis meja biasanya terbuat dari nilon atau bahan lain yang sejenis. Alat pukul dalam permainan tenis meja disebut bet. Bet harus terbuat dari kayu dengan kedua permukaan daun pemukul dilapisi karet.
2. 
Teknik Dasar Tenis Meja
a. Cara memegang Bet
Cara memegang bet ada dua macam, antara lain sebagai berikut:
1. Penholder Grip (Pegangan tangkai pena).
Gagang bet dipegang melingkar oleh ibu jari dan telunjuk, ketiga jari lainnya menahan di belakang gagang bet. Biasanya, pegangan seperti ini digunakan oleh pemain tipe menyerang dengan pukulan forehand drive.
2. Shakehand Grip (pegangan jabat tangan).
Gagang bet dipegang melingkar oleh ibu jari dan ketiga jari yang lainnya. Jari telunjuk terpisah menahan di belakang bet. Posisi bet berdiri dan mengarah ke depan dan ke belakang pemain.
b. Pukulan
Pukulan dalam permainan tenis meja dikenal dengan pukulan forehand dan pukulan backhand. Berikut cara melakukan kedua pukulan tersebut:
1. Pukulan forehand
Cara melakukan pukulan forehand sebagai berikut:
a. Berdiri di belakang meja menghadap kea rah lawan.
b. Salah satu kaki di depan.
c. Salah satu tangan memegang bet disamping badan, lengan membentuk sudut 90 derajat.
d. Pukulan dilakukan dengan menggerakkan bet dari arah belakang ke depan.
e. Bet harus mengenai 
bola pada saat bola mencapai titik tertinggi.
2. Pukulan Backhand
Cara melakukan pukulan backhand sebagai berikut:
a. Berdiri di belakang meja menghadap kea rah lawan.
b. Salah satu kaki di depan.
c. Salah satu tangan memegang bet di samping badan dan lengan atas membentuk sudut kecil dengan badan.
d. Pukulan dilakukan dengan menggerakkan bet dari arah belakang kea rah depan samping.
e. Bet harus mengenai bola, pada saat bola mencapai titik tertinggi.

0 Response to "Pengertian Tenis meja"

Post a Comment